Patroli Gabungan Cegah Karhutla di Lereng Merapi Boyolali Aman

Patroli gabungan TNI, Polri, Polhut, dan relawan di lereng Gunung Merapi Boyolali berhasil mencegah Karhutla, situasi aman terkendali saat musim kemarau.

Patroli Gabungan Cegah Karhutla di Lereng Merapi Boyolali Aman
Patroli Gabungan Cegah Karhutla di Lereng Gunung Merapi, Boyolali Aman Terkendali

TOPIKPUBLIK.COM – BOYOLALI – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan di Kabupaten Boyolali, terutama di kawasan rawan lereng Gunung Merapi. Patroli gabungan digelar oleh Babinsa Koramil 06/Cepogo Kodim 0724/Boyolali Serka Aris Mahmud bersama Bhabinkamtibmas Polsek Cepogo, Polisi Hutan, Relawan Merapi, serta instansi terkait lainnya pada Kamis (28/08/2025). Langkah ini menjadi bagian dari strategi antisipasi dini menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu titik api.

Dalam kegiatan patroli, Serka Aris Mahmud menegaskan bahwa menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat keamanan. Peran serta masyarakat menjadi kunci utama.

“Kami mengajak warga untuk tidak hanya mengandalkan aparat, tetapi ikut bersama-sama melaksanakan patroli cegah dini Karhutla. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan generasi mendatang,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan patroli gabungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan aksi nyata TNI bersama aparat lintas sektor dalam mengawal kelestarian hutan di sekitar Merapi. Dengan pengawasan rutin, potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sehingga wilayah Boyolali tetap aman dan terkendali.

Edukasi Masyarakat dan Imbauan Tindak Tegas

Selain patroli, aparat juga memberikan sosialisasi kepada warga sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat tindakan tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran besar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Patroli akan terus kami laksanakan secara berkesinambungan. Keselamatan alam adalah tanggung jawab bersama,” ujar Serka Aris dengan tegas.

Langkah preventif ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam pengendalian Karhutla yang menekankan pencegahan lebih efektif daripada penanggulangan setelah api meluas. Masyarakat yang terbukti lalai atau sengaja membakar lahan juga dapat dikenakan sanksi hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

Hasil Patroli: Kondisi Merapi Boyolali Aman

Dari hasil patroli bersama, kawasan hutan di lereng Merapi, khususnya wilayah Kecamatan Cepogo, dipastikan masih dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya titik api maupun tanda-tanda awal kebakaran.

“Alhamdulillah, patroli hari ini berjalan aman dan lancar. Tidak ada tanda-tanda Karhutla, namun kewaspadaan tetap kami tingkatkan. Musim kemarau belum berakhir, sehingga pencegahan harus terus dilakukan,” ungkap Serka Aris.

Kolaborasi Lintas Sektor Jaga Kelestarian Merapi

Kegiatan patroli ditutup dengan pernyataan komitmen bersama antara TNI, Polri, Polisi Hutan, relawan, dan masyarakat. Semua pihak sepakat untuk menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan, khususnya di wilayah Boyolali yang berada di kawasan strategis Gunung Merapi.

Patroli gabungan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas sektor mampu menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan semangat gotong royong, Boyolali diharapkan tetap hijau, asri, dan terbebas dari bencana Karhutla.


"Patroli gabungan TNI, Polri, Polhut, dan relawan di lereng Gunung Merapi Boyolali berhasil mencegah Karhutla, situasi aman terkendali saat musim kemarau."