Penutupan TMMD 126 Pandeglang, RLTH Diresmikan

Penutupan TMMD ke-126 Kodim 0601/Pandeglang berlangsung khidmat di Desa Cikeuntrung, ditandai peresmian Rumah Layak Huni (RLTH) dan rampungnya seluruh sasaran pembangunan fisik serta non-fisik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penutupan TMMD 126 Pandeglang, RLTH Diresmikan
Penutupan TMMD ke-126 Kodim 0601/Pandeglang Ditandai Pemotongan Pita Rumah Layak Huni (RLTH)

PANDEGLANG – TOPIKPUBLIK.COM – 6 November 2025 — Momentum bersejarah kembali tercipta di Kabupaten Pandeglang dengan ditutupnya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0601/Pandeglang. Acara penutupan yang berlangsung di Desa Cikeuntrung, Kecamatan Cadasari, tersebut menjadi puncak dari satu bulan penuh kerja keras, gotong royong, dan dedikasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Kegiatan penutupan turut dihadiri Pangdam III/Siliwangi, jajaran Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga desa yang sejak awal menjadi bagian penting dari keberhasilan program TMMD. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Pemotongan Pita RLTH: Simbol Selesainya Seluruh Sasaran Fisik TMMD 126

Salah satu momen paling bermakna dalam penutupan TMMD kali ini adalah pemotongan pita Rumah Layak Huni (RLTH) sebagai tanda telah rampungnya seluruh sasaran fisik pembangunan. Prosesi dilakukan secara bersama oleh Pangdam III/Siliwangi, Dansatgas TMMD ke-126, Wakil Bupati Pandeglang, serta perwakilan masyarakat.

Pemotongan pita tersebut bukan sekadar seremoni, namun simbol nyata keberhasilan program TMMD dalam menghadirkan perubahan signifikan bagi warga. Pembangunan RLTH merupakan salah satu prioritas untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan yang sebelumnya masih menghadapi berbagai keterbatasan.

TMMD: Bukan Hanya Pembangunan Fisik, Tetapi Membangun Jiwa Kebersamaan

Dansatgas TMMD ke-126 dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan program tidak terlepas dari dukungan total masyarakat.
TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi membangun semangat gotong royong, kebersamaan, dan kecintaan terhadap tanah air. TNI hadir di tengah rakyat sebagai penggerak percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya penuh haru dan kebanggaan.

Apresiasi Pangdam III/Siliwangi: TMMD Bukti Nyata Kemanunggalan TNI-Rakyat

Pangdam III/Siliwangi yang hadir langsung menutup kegiatan memberikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh prajurit Satgas TMMD, pemerintah daerah, serta masyarakat yang terlibat.
Sinergi seperti inilah kekuatan bangsa. TMMD merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun daerah sampai ke pelosok,” tuturnya.

Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan TMMD adalah wujud komitmen TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan, terutama di daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Rangkaian Sasaran Fisik dan Non-Fisik TMMD 126 Kodim 0601/Pandeglang

Dalam pelaksanaan TMMD ke-126 tahun ini, Satgas berhasil menyelesaikan sejumlah sasaran strategis, antara lain:

Pembangunan & perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RLTH)
Pembukaan dan pengerasan akses jalan desa untuk meningkatkan konektivitas
Pengeboran air bersih bagi kebutuhan warga
Pembangunan fasilitas umum, termasuk sarana pendukung aktivitas masyarakat

Di samping itu, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan non-fisik yang tidak kalah penting, seperti:

  • Penyuluhan kesehatan dan stunting

  • Sosialisasi wawasan kebangsaan

  • Penyuluhan Kamtibmas

  • Pembinaan masyarakat desa terkait keharmonisan sosial dan penguatan gotong royong

Kegiatan non-fisik ini menjadi fondasi dalam membangun kesadaran, pengetahuan, dan ketangguhan masyarakat desa.

Apresiasi Pemerintah Daerah: TMMD Hadirkan Manfaat Nyata untuk Warga Pedesaan

Wakil Bupati Pandeglang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dedikasi TNI.
Kami bangga dan berterima kasih kepada Satgas TMMD yang telah menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat Pandeglang. Program ini menjawab kebutuhan mendasar warga, terutama di desa-desa yang sebelumnya sulit mendapat perhatian pembangunan,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen merawat seluruh hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Warisan TMMD ke-126: Membangun Infrastruktur, Memperkuat Kemandirian

Penutupan TMMD ke-126 bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru pembangunan desa. Seluruh hasil fisik yang telah dibangun diharapkan dirawat oleh masyarakat dan pemerintah desa untuk mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan.

TMMD tidak hanya meninggalkan bangunan, tetapi juga:

  • Semangat kebersamaan,

  • Budaya gotong royong,

  • Rasa memiliki, dan

  • Kemandirian masyarakat.

Semangat inilah yang menjadi bekal penting bagi desa untuk terus melangkah menuju kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik.